Berita politik hari ini membahas seputar tudingan wakil sekjen DPP Demokrat mengenai kader PDIP yang menjadi dalang perusakan Atribut Kampanye milik Partai Demokrat. Dalam cuitan akun twitter pribadinya, Andi Arief dengan tegas menyatakan jika kader PDIP adalah dalang dari perusakan atribut kampanye Demokrat yang terjadi pada 15 Desember 2018. Sontak para netizen pun menanggapi cuitan tersebut dengan respon yang beragam.

Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen DPP PDIP pun tidak tinggal diam menanggapi hal tersebut. Di hadapan ribuan kader PDIP dalam pidato safari kebangsaan Hasto mengatakan jika tuduhan merusak Alat Peraga Kampanye milik Demokrat bukan merupakan watak dan karakter dari kader PDI Perjuangan. Selebihnya Hasto menyatakan jika dari hasil survei tidak ada irisan politik antara PDIP dengan Demokrat maupun dengan partai lainnya seperti PKS dan PAN. Oleh karena itu tuduhan tersebut dianggap Hasto sebagai tuduhan yang tidak mendasar.

Hasto pun menceritakan mengenai kisah di masa lalu dimana pada tahun 1977 kantor PDIP telah mengalami penyerangan dan atribut kampanyenya banyak yang dirusak. Mereka yang menuduh PDIP sebagai dalang perusakan APK Demokrat dianggap Hasto sebagai pihak yang tidak mengerti sejarah. Karena pada masa itu meski kantor PDIP mengalami penyerangan, PDIP tidak bermelow drama dan menghadapi hal tersebut dengan tenang.

Kejadian ini bermula pada dirusaknya baliho partai Demokrat di Jalan Sudirman Pekanbaru pada saat Ketua umum parta Demokrat melakukan kunjungan. Hal tersebut pun sontak menjadi sorotan publik karena Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada saat kejadian ikut membersihkan atribut kampanye yang dirusak. Sebenarnya oknum perusak atribut kampanye tersebut sudah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Namun hingga kini, kepolisian masih terus menggali keterangan dan melakukan penyidikan mengenai hal tersebut. Suhu berita politik hari ini yang memanas mendekati Pemilu dimanfaatkan beberapa pihak untuk mengadu domba satu sama lain. Tidak penting siapa yang benar dan salah, pihak kepolisian secepatnya harus memberikan titik terang pengusutan kasus ini kepada publik. Sekian pembahasan mengenai berita politik hari ini.


0 Comments